{"id":39,"date":"2025-01-06T08:50:00","date_gmt":"2025-01-06T08:50:00","guid":{"rendered":"https:\/\/riuh.biz.id\/?p=39"},"modified":"2025-01-06T08:50:00","modified_gmt":"2025-01-06T08:50:00","slug":"arsip-pemerintahan-2025-01-06","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/riuh.biz.id\/?p=39","title":{"rendered":"Kementerian kesehatan dan badan gizi menjajaki perluasan akses gizi ibu dan balita"},"content":{"rendered":"<p>Peningkatan akses gizi ibu dan balita menjadi salah satu perhatian pemerintah pada awal 2025. Upaya lintas lembaga dibutuhkan karena status gizi dipengaruhi akses layanan kesehatan, pengetahuan keluarga, ketersediaan pangan, serta kondisi sosial ekonomi.<\/p>\n<p>Program yang efektif perlu mengutamakan kelompok rentan, memastikan pendampingan di tingkat lokal, dan mengevaluasi hasilnya secara berkala. Indikator seperti pertumbuhan anak dan keterjangkauan layanan dapat membantu mengukur manfaat.<\/p>\n<h2>Hal yang perlu diperhatikan<\/h2>\n<p>Perkembangan ini perlu dibaca dengan mempertimbangkan konteks waktu, ketentuan yang berlaku, serta informasi dari lembaga yang berwenang. Data yang tersedia pada saat berita diterbitkan dapat berubah seiring pembaruan kebijakan atau hasil pemeriksaan berikutnya.<\/p>\n<p>Publik sebaiknya membedakan antara rencana, pernyataan, dan keputusan yang sudah berlaku. Untuk memahami dampak secara menyeluruh, perhatikan pelaksanaan di lapangan, keterbukaan informasi, dan tindak lanjut yang dapat diukur.<\/p>\n<p>Riuh menyajikan rangkuman ini sebagai informasi arsip mengenai perkembangan nasional pada periode tersebut.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Peningkatan akses gizi ibu dan balita menjadi salah satu perhatian pemerintah pada awal 2025. Upaya lintas lembaga dibutuhkan karena status gizi dipengaruhi akses layanan kesehatan, pengetahuan keluarga, ketersediaan pan<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":9,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[14,13,15,17,16],"class_list":["post-39","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pemerintahan","tag-bmkg","tag-karhutla","tag-kebakaran-hutan","tag-lingkungan-indonesia","tag-modifikasi-cuaca"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/riuh.biz.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/39","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/riuh.biz.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/riuh.biz.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/riuh.biz.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/riuh.biz.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=39"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/riuh.biz.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/39\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/riuh.biz.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/9"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/riuh.biz.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=39"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/riuh.biz.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=39"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/riuh.biz.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=39"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}