{"id":38,"date":"2025-01-05T00:35:00","date_gmt":"2025-01-05T00:35:00","guid":{"rendered":"https:\/\/riuh.biz.id\/?p=38"},"modified":"2025-01-05T00:35:00","modified_gmt":"2025-01-05T00:35:00","slug":"arsip-pemerintahan-2025-01-05","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/riuh.biz.id\/?p=38","title":{"rendered":"Presiden minta penghentian impor sejumlah komoditas pangan pada 2025"},"content":{"rendered":"<p>Arahan pemerintah pada awal 2025 menempatkan penguatan produksi domestik dan ketahanan pangan sebagai perhatian. Komoditas seperti beras, garam konsumsi, gula, dan jagung disebut dalam agenda pengurangan ketergantungan pada impor.<\/p>\n<p>Pelaksanaan kebijakan membutuhkan data produksi, kebutuhan nasional, cadangan, dan distribusi yang akurat. Penghentian impor tanpa kesiapan pasokan berisiko memengaruhi harga, sehingga koordinasi antarinstansi dan pemantauan pasar menjadi penting.<\/p>\n<h2>Hal yang perlu diperhatikan<\/h2>\n<p>Perkembangan ini perlu dibaca dengan mempertimbangkan konteks waktu, ketentuan yang berlaku, serta informasi dari lembaga yang berwenang. Data yang tersedia pada saat berita diterbitkan dapat berubah seiring pembaruan kebijakan atau hasil pemeriksaan berikutnya.<\/p>\n<p>Publik sebaiknya membedakan antara rencana, pernyataan, dan keputusan yang sudah berlaku. Untuk memahami dampak secara menyeluruh, perhatikan pelaksanaan di lapangan, keterbukaan informasi, dan tindak lanjut yang dapat diukur.<\/p>\n<p>Riuh menyajikan rangkuman ini sebagai informasi arsip mengenai perkembangan nasional pada periode tersebut.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Arahan pemerintah pada awal 2025 menempatkan penguatan produksi domestik dan ketahanan pangan sebagai perhatian. Komoditas seperti beras, garam konsumsi, gula, dan jagung disebut dalam agenda pengurangan ketergantungan p<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":9,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[14,13,15,17,16],"class_list":["post-38","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pemerintahan","tag-bmkg","tag-karhutla","tag-kebakaran-hutan","tag-lingkungan-indonesia","tag-modifikasi-cuaca"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/riuh.biz.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/38","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/riuh.biz.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/riuh.biz.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/riuh.biz.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/riuh.biz.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=38"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/riuh.biz.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/38\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/riuh.biz.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/9"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/riuh.biz.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=38"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/riuh.biz.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=38"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/riuh.biz.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=38"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}